Dian H.Sari

All About

The Real Beauty

Posted by Dian on June 30, 2009

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

For Spirit in life…

Posted by Dian on June 28, 2009

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Japanese Proficiency words level 1, 2, 3, 4

Posted by Dian on May 22, 2009

http://dianhalleyuisari.wordpress.com/wp-admin/post-new.php?preview=true

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Gadis Kecil & Raja

Posted by Dian on November 5, 2008

Dahulu kala, di sebuah negara terdapat seorang raja yang baik hati. Di negara tersebut terdapat sebuah desa yang agak terpencil, di sana tinggal 5 bersaudara yang sudah tidak mempunyai papa dan mama mereka sudah yatim piatu.

Setiap musim dingin, mereka akan tidur sambil berpelukan untuk menghangatkan badan.

Setelah Raja mengetahui mereka berlima sudah yatim piatu, raja bermaksud mengangkat mereka menjadi anak-anaknya.

Dia mengumumkan, bahwa dia akan segera datang kedesa untuk melihat mereka dan akan segera menjadi bapak angkat mereka.

Ketika kelima bersaudara ini mengetahui kabar ini, mereka sangat gembira sekali.

Penduduk desa setelah mengetahui hal tersebut juga sangat bersemangat dan beramai-ramai datang kerumah kelima bersaudara ini menasehati mereka : “Diantara kalian berlima yang bisa menyediakan kado paling istimewa kepada raja tentu akan menjadi kesayangan raja. “

Mereka semua tidak mengetahui sifat raja yang sebenarnya, mereka hanya menaksir, biasanya seorang raja tentu bersifat siapa yang dapat mengambil hatinya dia yang akan menjadi kesayangan ?.

Setelah mendengar nasehat penduduk desa, kelima bersaudara ini dengan giat segera mempersiapkan kado untuk raja, untuk mengambil hati raja.

Salah satu diantara kelima bersaudara ini mempunyai keahlian memahat kayu, dan dia bermaksud mengukir sebuah benda yang istimewa untuk raja, dengan pisaunya dia sibuk mengukir disebuah kayu, karena dia ahli sekali dengan seni ukir maka setiap barang yang diukir kelihatan seperti benda hidup.

Kakaknya bermaksud melukis sebuah lukisan surga, supaya raja dapat mengantungkan lukisannya di istana raja, kakaknya yang lain sangat pintar menyanyi dan bermain alat musik, dia akan menghadiahkan sebuah lagu yang merdu kepada raja, setiap hari dia berlatih menyanyi, sehingga penduduk desa yang lewat akan berhenti didepan jendela rumah mendengarkan suara nyanyiannya yang merdu.

Seorang abangnya menginginkan raja mengetahui kepintarannya, sehingga setiap malam dia belajar sampai tengah malam, matematika, ilmu alam, ilmu pasti semua dipelajarinya, dia sangat pintar dan ingin raja mengagumi kepintarannya.

Tetapi si bungsu diantara kelima bersaudara ini tidak mengetahui akan menghadiahkan kado apa kepada raja? Gerakannya agak lamban sehingga tidak cocok untuk mengukir, tangannya sangat kaku sehingga tidak bisa melukis, suaranya yang tidak merdu membuatnya tidak bisa menyanyi dan otaknya tidak begitu pintar seperti kakak-kakaknya.

Dia hanya seorang gadis kecil yang menjaga kuda, biasanya dia akan berdiri di depan jalan yang masuk kedesa mereka, dan melihat keramaian orang yang lewat setiap ada kesempatan dia akan membantu penunggang kuda yang lewat untuk memberi makan, minum kuda dan menyikat bulu kuda, mereka akan memberikannya sedikit uang dan dengan uang ini dia akan memberi makanan untuk abang dan kakak-kakaknya.

Gadis kecil ini menganggap dirinya tidak ada yang istimewa yang dapat diberikan kepada raja.

Tetapi sebenarnya dia mempunyai sebuah hal yang istimewa yang dia sendiri tidak tahu, hatinya sangat baik, dia akan menyapa setiap pengemis dengan namanya. Dia akan memberi makan kepada anjing dan kucing jalanan yang kelaparan. Dia akan dengan ramah menyapa setiap orang yang berkunjung kedesa mereka dan memberi bantuan kepada mereka, dan bertanya kepada mereka : “Apakah kalian capek dalam perjalanan ini? Dapatkah kalian memberitahukan kepada saya apa yang kalian pelajari diperjalanan ini? Apakah engkau menyukai pekerjaan anda yang baru?” Dengan ramah dan sabar dia akan mengobrol dan mendengar keluh kesah orang yang lewat.

Karena hatinya yang lapang, dan perhatiannya yang besar kepada orang lain, ia ingin mengetahui keadaan orang lain dia selalu bertanya, tidak pandang bulu kepada siapa saja, terhadap seorang pengemis maupun seorang saudagar kaya yang lewat dia akan selalu menyapa mereka dengan ramah.

Gadis kecil ini masih menganggap dirinya bukan apapun, karena itu dia khawatir raja tidak akan menyukainya.

Dia ingat nasehat dari penduduk desa maka dia harus memberikan sebuah kado yang istimewa untuk raja.

Dia mengambil sebuah pisau kecil, datang ke samping abangnya yang pintar mengukir dan berkata : “Abang, dapatkah engkau mengajar saya mengukir? “Abangnya yang sedang sibuk tidak melihat kearahnya menjawab “Maaf, saya sibuk sekali, engkau tahukan raja akan segera datang.”

Gadis kecil ini lalu meletakkan pisau kecilnya dan mengambil sebuah kuas untuk melukis.

Dia lalu datang ke tempat kakaknya di lembah gunung sedang melukis matahari terbenam.

“Lukisanmu sungguh cantik kakak !” gadis kecil yang baik hati ini berkata dengan lembut.

“Saya tahu.” jawab kakaknya

“Dapatkah engkau mengajar saya melukis?” gadis kecil ini bertanya “Sekarang tidak bisa” jawab kakaknya tanpa memalingkan kepala kepadanya “Engkau tahukan raja akan segera datang.”

Gadis kecil ini teringat kepada kakaknya yang pintar menyanyi.

“Kakak yang ini tentu akan membantu saya ” dalam hati dia berkata.

Dia datang ke tempat kakaknya dan melihat banyak orang yang mengelilingi mendengar kakaknya bernyanyi.

“Kakak ! Kakak ! saya datang mendengar engkau bernyanyi, bisakah engkau mengajar saya bernyanyi !” teriak gadis kecil ini.

Tetapi kakaknya tidak mendengar suara teriakannya karena orang ramai sedang bertepuk tangan dengan meriah.

Maka dengan sedih gadis kecil ini menundukkan kepala meninggalkan tempat ini.

Saat ini dia teringat dia masih mempunyai seorang abang yang pintar dan rajin belajar.

Lalu dia mengambil sebuah buku dan lari ketempat abangnya.

Gadis kecil ini berkata kepada abangnya “Saya tidak ada kado untuk diberikan kepada raja, dapatkah engkau mengajar saya membaca, supaya raja dapat melihat kepintaran saya membaca.” Abangnya yang kutu buku tidak menjawab, dia sedang asyik merenung.

Lalu gadis ini berkata lagi “Abang, dapatkah engkau membantu saya?, saya apapun tidak….”

“Pergi dari sini !” teriak abangnya memutuskan percakapan adiknya “Engkau tahukan raja akan segera datang.”

Dengan sedih gadis kecil ini meninggalkan abangnya. Tidak ada kado istimewa yang bisa dia sediakan untuk raja, lalu dia pergi ke gerbang masuk ke desa melanjutkan pekerjaan biasa yaitu memberi makan kepada hewan dan duduk disana menunggu orang lewat.

Beberapa hari kemudian, seorang bapak datang ke desa mereka.

“Dapatkah engkau memberi makan kepada keledai saya ?” Tanya bapak ini kepada gadis kecil.

Mendengar suaranya lembut, gadis kecil ini langsung berdiri, dan memperhatikan wajah bapak ini. Dibawah cahaya matahari, wajahnya yang berwarna tembaga yang disinari matahari kelihatan bercahaya, matanya kelihatan lembut dan dengan suara ramah membuat gadis kecil ini merasa akrab dengannya.

“Tentu bisa, serahkan kepada saya saja !” jawab gadis kecil ini dengan cepat dan menarik keledai ketempat penampungan air dan memberi dia minum “tinggalkan saja dia disini saya akan memberi dia makan, minum dan menggosok bulunya sampai kilat.”

Gadis kecil ini sambil memberi keledai minum sambil bertanya kepada bapak ini “apakah engkau akan menginap di desa ini ?”

Ia menjawab “Ya saya akan menginap disini beberapa hari, saya datang kedesa ini mencari orang “

“Bapak datang dari tempat yang jauh, dalam perjalanan tentu capek ya”

“Ia, saya merasa capek.”

“Jika capek, bapak bisa duduk dibangku sana beristirahat sebentar” kata gadis kecil ini sambil menunjuk ke sebuah bangku panjang yang terletak didekat dinding. Bapak ini duduk dikursi dan menyandar didinding karena kecapekan lalu tertidur dengan nyenyak.

Tidak berapa lama kemudian, dia terbangun dan melihat gadis kecil ini duduk didekat kakinya sedang memperhatikannya, setelah gadis kecil ini melihatnya terbangun dengan malu memalingkan kepalanya.

Bapak ini berkata “Anakku, engkau sudah lama duduk disini ?”

“He..eh”

“Apa yang sedang engkau lihat ?”

“Tidak ada apa-apa, saya hanya merasa engkau sangat ramah, saya merasa nyaman duduk didekat bapak.”

Bapak ini tertawa dengan gembira “Engkau seorang gadis kecil yang baik, setelah saya kembali dari mencari orang saya akan datang menjenguk engkau lagi.”

Beberapa saat kemudian Bapak ini kembali lagi.

“Engkau sudah bertemu dengan orang yang engkau cari ?” gadis kecil ini bertanya.

“Sudah bertemu, tetapi mereka semua sedang sibuk.”

“Kenapa bisa begitu ?”

“Orang yang pertama akan saya cari adalah seorang pengukir, dia sedang sibuk mengukir sebuah benda, dia menyuruh saya kembali lagi besok, orang yang kedua yang akan saya cari adalah seorang pelukis, saya melihat dia sedang melukis diatas gunung, penduduk desa dilereng gunung berkata dia sedang sibuk tidak ingin diganggu orang lain. Yang lain adalah seorang penyanyi, saya duduk mendengar dia bernyanyi dan ingin berbicara dengannya tetapi dia sibuk bernyanyi terus. Yang seorang lagi tidak ada ditempat, dia sedang sekolah di kota.

Sekarang gadis kecil ini mengetahui siapa bapak ini.

Dengan mata melotot dan menarik nafas dalam-dalam dia berkata “Engkau tidak kelihatan seperti seorang raja.”

“Sebisa mungkin saya berusaha tidak serupa dengan raja” jawab raja “Karena menjadi seorang raja akan kesepian, orang-orang disamping saya tidak menganggap saya sebagai orang biasa, mereka selalu menginginkan mendapat keuntungan dari saya, selalu berkeluh kesah dan menjilat kepada saya.”

“Tetapi, bukankah ini sifat raja ?” jawab gadis kecil ini.

“Tentu saja demikian, tetapi kadang-kadang saya juga ingin dekat dengan rakyat saya, kadang-kadang berbicara dengan mereka, mendengar kebiasaan hidup mereka, bercanda dan menangis dengan mereka, kadang-kadang ingin menjadi bapak mereka.”

“Oh, itu yang membuat engkau ingin memungut anak-anak yatim piatu.”

“Benar, karena orang dewasa biasanya suka menjilat saya, anak kecil tidak demikian, mereka sangat polos dan akan mengobrol dengan saya, mereka tahu saya benar-benar mencintai mereka dan cinta mereka terhadap saya tanpa pamrih.”

“Tetapi Abang-abang saya sangat sibuk, mereka hanya ingin memberi sebuah kejutan untukmu.”

“Saya tahu, saya akan kembali lagi, mungkin disaat itu mereka tidak begitu sibuk lagi.”

Gadis kecil ini berpikir sejenak “Bagaimana dengan saya bapak?, saya tidak ada sesuatupun yang bisa saya berikan kepadamu, tetapi saya ingin menjadi anakmu?”

Dengan tertawa terbahak-bahak raja menjawab “Anakku sayang, engkau adalah hadiah terbaik bagiku, engkau telah memberikan hatimu, kebaikanmu, waktumu, juga cintamu, engkau tentu bisa menjadi anakku, saya mencintai sifat aslimu.”

Kakak-kakaknya yang pintar sibuk dengan keahlian masing-masing, sehingga tidak mempunyai waktu bertemu dengan raja, sedangkan gadis kecil ini yang tidak mempunyai keahlian apapun, hanya mempunyai sebuah hati yang baik, tulus, ramah dan tidak berusaha mengubah sifat aslinya yang baik malah menjadi anak angkat raja. (Sumber the epochtimes .com)

Resources : www.erabaru.or.id

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

6 Pertanyaan

Posted by Dian on September 4, 2008

Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..
Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. ..

Pertama…
“Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini….???”
Murid-muridnya ada yang menjawab….“orang tua”, “guru”, “teman”, dan “kerabatnya” ..
Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar…
Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah kematian.. …
Sebab kematian adalah PASTI adanya….

Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua…
“Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini…???”
Murid-muridnya ada yang menjawab…“negara Cina”, “bulan”, “matahari”, dan “bintang-bintang
Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar…
Tapi yang paling benar adalah “masa lalu“…
Siapa pun kita… bagaimana pun kita…dan betapa kayanya kita… tetap kita
TIDAK bisa kembali ke masa lalu…
Sebab itu kita harus menjaga hari ini… dan hari-hari yang akan datang..

Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga….
“Apa yang paling besar di dunia ini…???”
Murid-muridnya ada yang menjawab”gunung”, “bumi”, dan “matahari”.. ..
Semua jawaban itu benar kata Sang Guru …
Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah “nafsu“…
Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya…
Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi …
Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini… jangan sampai
nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)…

Pertanyaan keempat adalah…
“Apa yang paling berat di dunia ini…???”
Di antara muridnya ada yang menjawab…“baja”, “besi”, dan “gajah“…
“Semua jawaban hampir benar…”, kata Sang Guru ..
tapi yang paling berat adalah “memegang amanah

Pertanyaan yang kelima adalah… “Apa yang paling ringan di dunia ini…???”
Ada yang menjawab “kapas”, “angin”, “debu”, dan “daun-daunan ...
“Semua itu benar…”, kata Sang Guru…
tapi yang paling ringan di dunia ini adalah “meninggalkan ibadah

Lalu pertanyaan keenam adalah…
“Apakah yang paling tajam di dunia ini…???”
Murid-muridnya menjawab dengan serentak… PEDANG…!! !”
“(hampir) Benar…”, kata Sang Guru
tetapi yang paling tajam adalah “lidah manusia”
Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati… dan
melukai perasaan saudaranya sendiri…

Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN
senantiasa belajar dari MASA LALU
dan tidak memperturutkan NAFSU…???
Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun…
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH….
serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita…???

Resources : Milis M.magnet

Posted in Uncategorized | 2 Comments »

Prayer

Posted by Dian on August 29, 2008

Bila Tuhan cepat m’gabulkan Doamu, Maka DIA Menyayangimu,

Bila DIA lambat M’gabulkan doamu, Maka DIA Ingin Mengujimu,

Bila DIA Tidak M’gabulkan Doamu, Maka Dia Merancang Sesuatu Yang lebih Baik Untukmu.

Oleh Karena itu, Senantiasalah Bersangka Baik Pada TUHAN Dalam Keadaan apaPun jua.

Resources : Pesan seorang teman …

www1.istockphoto.com/file_thumbview_approve/8…

Posted in Uncategorized | 3 Comments »

Telepon Gratis Saat Bepergian

Posted by Dian on August 27, 2008

Saat Anda bepergian—baik untuk bisnis maupun urusan senang-senang—berhubungan dengan kantor, teman, dan keluarga sering kali berarti melakukan telepon SLJJ (sambungan langsung jarak jauh). Di negara-negara tertentu, SLJJ tidak terlalu mahal, tapi di tempat-tempat lain seperti di negeri kita, hal itu sebaliknya, biayanya amat mahal bahkan walaupun harganya masuk akal biaya pemakaian telepon SLJJ akan naik dengaan cepat.

Untungnya, saat ini semakin banyak hotel di seluruh dunia yan menawarkan akses broadband internet gratis ataupun murah. Banyak hotel berkelas menawarkan akses broadband wireless gratis di area hotel. Jika Anda memilih hotel dengan fasilitas seperti itu, maka Anda tinggal mengucapkan selamat berpisah pada tagihan SLJJ dan terima kasih pada layanan gratis yang kini makin populer, Skype.

Skype menawarkan dua jenis layanan. Yang satu sepenuhnya gratis dan selama orang yang Anda ajak bercakap telah men-download program Skype dan menginstalnya di komputer mereka, maka Anda bisa ngobrol sepuasnya, gratis! Layanan ini sederhana dalam penggunaan, Anda bisa melihat apakah kontak atau relasi Anda sedang online dan Anda tinggal menghubungi mereka. Orang yang Anda hubungi bisa memilih: menerima panggilan Anda atau menolaknya.

Setelah tersambung, kejernihan suara, setidaknya 95 persen dari waktu yang digunakan, amat baik, bahkan lebih baik dari kualitas panggilan telepon SLJJ.

Layanan lain yang ditawarkan adalah SkypeOut yang memungkinkan seseorang dengan Skype terinstal di komputer, menelepon ke telepon biasa di mana pun di dunia dengan biaya yang amat masuk akal. Kualitas suara ketika menggunakan layanan ini tidak sebaik layanan gratis seperti yang telah dikemukakan di atas, tapi cukup baik.

Jika ide menelepon gratis tidak cukup kuat untuk membuat Anda mendaftar, Skype memiliki sejumlah inovasi baru untuk merayu Anda. Salah satunya yaitu tawaran membeli nomor telepon lokal jika berada di negara lain. Hal ini memungkinkan orang yang bukan pengguna Skype dapat menelepon ke nomor lokal di negara tersebut dan Anda dapat menerima panggilannya di manapun di seluruh dunia.

Jika Anda sering bepergian, Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk memiliki Skype demi mempermudah urusan berhubungan dengan teman, keluarga, dan kantor tanpa biaya dan tidak perlu lagi khawatir biaya tinggi karena melakukan telepon SLJJ.

Resources : (asiatraveltips.com)

Posted in Uncategorized | 3 Comments »

Courage

Posted by Dian on August 16, 2008

“Demonstration of Courage”

Resources : http://www.exw6sxq.com/sparky/images/courage.jpg

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

Peace & Freedom

Posted by Dian on August 15, 2008

Resources : http://www.picsearch.com/pictures/animals/pets/dove.html

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Left Brain-Right Brain

Posted by Dian on August 15, 2008

Left Brain-Right Brain

Resources : http://nowsourcing.com/blog/wp-content/uploads/2007/10/left-brain-right-brain

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »