Dian H.Sari

All About

Archive for June, 2008

Kungfu Panda

Posted by Dian on June 28, 2008

Akhirnya nonton juga….setelah kemarin penasaran banget pengen nonton,tapi tiket bioskop nya sold out dimana2. ya udah…akhir nya nonton DVD di kosant…=) kurang puas sih,tapi ada asyiknya,klo nonton di komputer adegan yang seru bisa di ulang2 he he…=). ternyata nih film Asliiiiiiiiiiiiiiii buagus bangettttttttt. walaupun Film kartun, tapi ada banyak hal,pesan2 dan nilai kehidupan yang bisa di ambil. Bagi para pecinta Kungfu,martial Arts,bela diri dan sejenis nya yang ingin tahu lebih dalam, tapi malas mikir dan berhubungan dengan hal2 yang terlalu serius,kaya nya cocok banget nonton film ini. oh ya, bagi para Dream Maker dan pengejar impian film ini juga bisa bikin kita termotivasi dan tetap teguh pada impian yang di miliki.

Cerita bermula dari Panda gendut A Bao yang merupakan putra si tua bebek (kok bisa yah??? bebek punya anak panda …??? yah, nama nya juga film…justru jadi daya tarik, klo panda punya anak panda kan udah biasa…=) pemilik kedai mie yang bercita2 hendak menjadi jagoan kungfu,tapi sang ayah justru punya cita2 agar A Bao mewarisi resep rahasia dari leluhurnya dan mewarisi kedai mie tersebut. namanya juga nasib, segala sesuatu pasti ada yang ngatur,hidup bao langsung berubah setelah dipilih menjadi dragon warrior melalui sebuah accident yang tidak di sengaja. apa hanya kebetulan? accident? in this world, there is no accident….semua pasti ada misteri dan alasan di baliknya..hanya tuhan yang tahu.

Untuk ukuran film kartun & anima kayanya bisa dikasi nilai 9+*****. semuanya menarik,mulai dari penggambaran lokasinya, panorama tiongkok kuno, adegan perkelahian, binatang2 didalamnya, jalan cerita, aksi2…banyak banget deh..tapi yang paling menarik dari film ini adalah jalan cerita & adegan2 kungfu didalam nya. Creative,Inovatif,Full Imajination, Mm..apalagi yah ????? lucu, unik, rame, seru….Ada Panda, ular, tiger, burung, kura-kura, monyet..semua nya bisa kungfu ?? ha ha ha….benar2 deh…salut untuk yang bikin film, bukan hanya sekedar tayangan yang bisa menghibur tapi juga mendidik dan kaya akan nilai dan filosofi kehidupan didalam nya.

Posted in Uncategorized | Tagged: | Leave a Comment »

Parent’s

Posted by Dian on June 27, 2008

It’s hard to find the right words to tell you how I feel.
I want to deeply thank you for all you’ve done for me.
But “thank you” only begins to say
what’s in my heart today.
I sometimes took for granted
your guidance and caring ways.
The sacrifices made for me
may have seemed to go unnoticed.
But, as I start a new chapter in my life,
I want you to know that your love and support
are among my most cherished memories.

Love Always, Dian

Resources : www.findgift.com

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Happy Birthday Mom…

Posted by Dian on June 26, 2008

Now,in this special day …..I want to say’s Happy Birthday 54 for My Mother, thank’s Mom,for all you give for me since i’m born in this world until today….I love you Mom..GOD,Please always Protect My Parent’s.

You’ve always been a part of me
right from the very start,
creating treasured memories
tucked deep within my heart.
You taught me what love truly means,
I’ve watched your caring ways,
unselfishly guiding me through any stormy days.
I’m thankful for the times we’ve shared
and look forward to the rest.
When it comes to Moms,
there is no doubt, I know I have the best.

Happy Birthday Mom…

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Happy Birthday Dad…

Posted by Dian on June 24, 2008

In this time i want to say’s Happy Birthday-56 for my Fathers. Thanks for All Dad….GOD,Please..Always Protect my Parent’s

When I think of all the things you do,
the ways in which you care,
I’m filled with a sense of gratitude
and pride that is always there.
I seldom take the time to tell you
that I’m happy you’re my dad;
so I’ll tell you now what’s in my heart,
“You’re the best that I could have!”

Happy Birthday Dad…..

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Fakta Global Warming (Be Vegie Please..)

Posted by Dian on June 12, 2008

Alarm tanda bahaya dampak pemanasan global berbunyi semakin nyaring. Pola pencairan es di Arktika merupakan salah satu indikatornya. Perubahan demi perubahan melaju dalam hitungan bulan. Tanggal 18 Maret 2008, Jay Zwally, ahli iklim NASA, memprediksi es di Arktika hampir semua akan mencair pada akhir musim panas 2012. Hanya dalam waktu dua bulan prediksi itu bergeser. Tanggal 1 Mei 2008 lalu, prediksi terbaru dilansir NASA: mencairnya semua es di Arktika bisa terjadi di akhir tahun 2008 ini. Sederet tanda-tanda bahaya yang telah terjadi sebelumnya adalah volume es di Arktika pada musim panas 2007 hanya tinggal setengah dari empat tahun sebelumnya. Es di Greenland yang telah mencair mencapai 19 juta ton. Fenomena terbaru lainnya, pada tanggal 8 Maret 2008 beting es Wilkins di Antartika yang berusia 1500 tahun pecah dan runtuh seluas 414 kilometer persegi (hampir 1,5 kali luas kota Surabaya atau sepertiga luas Jakarta).

Efek domino
apa yang membayang bila es di Arktika mencair semua? Mencairnya es di Arktika tidak akan menaikkan level permukaan air laut, melainkan akan mempercepat siklus pemanasan global itu sendiri. Bila es di Arktika mencair semua, 80% sinar matahari yang sebelumnya dipantulkan akan diserap 95% oleh air laut. Konsekuensi lanjut adalah potensi terlepasnya 400 miliar ton gas metana atau 3000 kali dari jumlah gas metana di atmosfer. Gas metana dapat terlepas akibat mencairnya bekuan gas metana yang stabil pada suhu di bawah dua derajat celcius. Seperti diketahui, gas metana memiliki efek rumah kaca 25 kali lebih besar dari gas CO2. Salah satu skenario yang mungkin terjadi adalah terulangnya bencana kepunahan massal yang pernah terjadi pada 55 juta tahun yang lalu dikenal dengan masa PETM (Paleocene-Eocene Thermal Maximum). Saat itu, gas metana yang terlepas ke atmosfer mengakibatkan percepatan pemanasan global hingga mengakibatkan kepunahan massal. Bukti geologi lain menunjukkan kepunahan massal juga pernah terjadi 251 juta tahun lalu, pada akhir periode Permian. Akibat terlepasnya gas metana, lebih dari 94% spesies mengalami kepunahan massal. Kematian massal terjadi mendadak karena turunnya level oksigen secara ekstrem.

Membaca fakta-fakta di atas, satu hal yang patut digarisbawahi adalah tenggat waktu yang semakin sempit. Dr. Rajendra K. Pachauri, Ketua IPCC, menekankan bahwa dua tahun ke depan merupakan masa tenggat penting untuk menghambat laju pemanasan global yang bergerak dengan sangat cepat. James Hansen, ahli iklim NASA, mengatakan bahwa kita telah berada di titik sepuluh persen di atas batas ambang kemampuan Bumi mencerna CO2. Artinya, kita telah melampaui titik balik. Pada level saat ini, tindakan yang harus diambil bukan lagi mengurangi, melainkan menghentikan.

Kita butuh kecepatan dan ketepatan membaca masalah hingga dapat memilih solusi yang efektif. Solusi yang mampu berpacu dengan waktu untuk memperlambat laju pemanasan global. Berkaitan dengan ini, dalam konferensi persnya di Paris, 15 Januari 2008, Pachauri mengimbau masyarakat dunia dalam tingkat individu untuk: pertama, jangan makan daging. Kedua, kendarai sepeda. Ketiga, jadilah konsumen yang hemat.

Mengapa ”jangan makan daging” berada pada urutan pertama? Fakta berbicara, seperti laporan yang dirilis Badan Pangan Dunia – FAO (2006) dalam Livestock’s Long Shadow – Environmental Issues and Options, daging merupakan komoditas penghasil emisi karbon paling intensif (18%), bahkan melebihi kontribusi emisi karbon gabungan seluruh kendaraan bermotor (motor, mobil, truk, pesawat, kapal, kereta api, helikopter) di dunia (13,5%). Peternakan juga adalah penggerak utama dari penebangan hutan. Diperkirakan 70% persen bekas hutan di Amazon telah dialih-fungsikan menjadi ladang ternak. Setiap tahunnya, penebangan hutan untuk pembukaan lahan peternakan berkontribusi emisi 2,4 miliar ton CO2.

Memelihara ternak membutuhkan energi listrik untuk lampu-lampu dan peralatan pendukung peternakan, mulai dari penghangat ruangan, mesin pemotong, mesin pendingin untuk penyimpanan daging. Mesin pendingin merupakan mata rantai paling tidak efisien energi listrik. Hitung saja mesin pendingin mulai dari rumah jagal, distributor, pengecer, rumah makan, pasar hingga sampai pada konsumen. Mata rantai inefisiensi berikutnya adalah alat transportasi untuk mengangkut ternak, makanan ternak, sampai dengan elemen pendukung lain dalam peternakan intensif seperti obat-obatan, hormon dan vitamin.

Mata rantai lain yang sangat tidak efisien tapi telah berlaku demikian kronis adalah pemanfaatan hasil pertanian untuk peternakan. Dua pertiga lahan pertanian di muka Bumi ini digunakan untuk peternakan. Sebagai contoh, Eropa mengimpor 70% protein (kedelai, jagung dan gandum) dari pertanian untuk peternakan. Indonesia sendiri pada tahun 2006 mengimpor jagung untuk pakan ternak 1,77 juta ton. Prediksi produksi pakan ternak naik dari 7,2 juta ton menjadi 7,7 juta ton, kata Ketua Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas-Paulus Setiabudi (Kompas, 8 November 2007). Sementara itu, menurut data Indonesian Nutrition Network (INN), setengah dari penduduk Indonesia mengalami kelaparan tersembunyi (16 Sept 2005), sebagaimana yang dikemukakan oleh Menteri Kesehatan DR. dr. Fadillah Supari, SPJP(K).

Tanggal 30 April 2008 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak segenap bangsa ini untuk bersama saling membahu menghadapi krisis pangan dunia. Akar masalah kelangkaan pangan jika dicermati salah satunya adalah krisis manajemen lahan itu sendiri. Secara matematis, inefisiensi pemakaian lahan pertanian untuk pakan ternak tercermin dari perhitungan kalori yang “terbuang” untuk membesarkan ternak cukup. Pakan yang selama ini diberikan kepada ternak dapat memenuhi kebutuhan kalori 8,7 miliar orang! Berarti masih ada kelebihan kalori untuk 2,1 miliar orang. Sebenarnya tidaklah sulit untuk memahami mendesaknya perubahan pola makan ini, yakni perubahan ke pola makan yang mata rantainya pendek. Perut manusia bisa langsung mencerna kedelai, jagung dan gandum tanpa harus melalui perut ternak terlebih dahulu. Tidakkah beralih ke pola makan bebas daging justru dapat menjadi solusi ketimpangan akses pangan seluruh dunia?

Pertanian
untuk pakan ternak itu sendiri merupakan penyumbang 9% CO2 (karbondioksida), 65% N2O (dinitrooksida) dan 37% CH4 (metana). Perlu diketahui efek rumah kaca N2O adalah 296 kali CO2, sedangkan CH4 adalah 25 kali CO2. Satu lagi masalah industri peternakan yang sangat krusial yakni, inefisiensi air. Sekian triliun galon air diperuntukkan untuk irigasinya saja. Sebagai gambaran sederhana, untuk mendapatkan satu kilogram daging sapi mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan ternak, hingga penyembelihan seekor sapi membutuhkan satu juta liter air! Data yang dihimpun Lester R. Brown, Presiden Earth Policy Institute dan Worldwatch Institute, memaparkan dalam bukunya ”Plan B 3.0 Mobilizing to Save Civilization” (2008) bahwa karena untuk memproduksi satu ton biji-bijian membutuhkan seribu ton air, tidak heran bila 70% persediaan air di dunia digunakan untuk irigasi.

Jejak emisi gas rumah kaca daging terukur jelas. Dr Rajendra memberi ilustrasi konversi energi untuk memelihara sampai menghasilkan sepotong daging sapi, domba atau babi sama besar dengan energi yang dibutuhkan untuk menyalakan lampu 100 watt selama 3 minggu. Satu kilogram daging menyumbang 36,4 kg CO2, tidak heran bila data dari film dokumenter ”Meat The Truth” menyebutkan emisi CO2 seekor sapi selama setahun sama dengan mengendarai kendaraan sejauh 70.000 km. Penelitian di Belanda (www.partijvourdedie.en.el) mengungkapkan, seminggu sekali saja membebaskan piring makan dari daging masih 7,6 kali lebih cepat dibandingkan gerakan hemat energi skala rumah tangga dalam setahun.

Penelitian paling gres yang dilakukan Prof. Gidon Eshel dan Pamela A. Martin (”Diet, Energy and Global Warming”) merunut kontribusi setiap potongan daging terhadap emisi karbon. Penelitian ini diakui secara ilmiah dan dipublikasikan dalam jurnal bergengsi para ilmuwan Earth Interaction Vol. 10 (Maret 2006). Jumlah gas rumah kaca yang diemisikan oleh daging merah, ikan, unggas, susu dan telur jika dibandingkan dengan diet murni nabati/vegan, ternyata jika satu orang dalam setahun mau mengganti diet hewani ke diet nabati murni/vegan mereka akan mencegah emisi CO2 sebesar 1,5 ton. Lima puluh persen lebih efektif daripada upaya mengganti mobil Toyota Camry ke mobil Toyota Prius hybrid sekalipun yang ternyata hanya mampu mencegah 1 ton emisi CO2.

Objektivitas akan menuntun kita untuk mengakui pola konsumsi daging sebagai kontributor terbesar emisi gas rumah kaca. Pilihan kita tidak banyak, mengingat tenggat waktu yang demikian sempit. Mengutip tulisan Senator Queensland, Andrew Bartlett, bahwa seluruh dunia tidak mesti menjadi vegetarian atau vegan untuk menyelamatkan planet kita, tapi kita harus mengakui fakta-fakta ilmiah ini, bahwa jika kita tidak mengurangi konsumsi produk hewani, kesempatan kita untuk menghentikan perubahan iklim adalah nihil. Menurut Bartlett, tidak ada langkah yang lebih murah, lebih mudah dan lebih cepat untuk dilakukan yang dapat mengurangi kontribusi tiap individu terhadap emisi gas rumah kaca selain memangkas jumlah konsumsi daging dan produk susu dan olahannya.

Aksi untuk hemat bahan bakar kita masih banyak bergantung pada fasilitas umum. Upaya yang paling bisa kita lakukan adalah menggunakan kendaraan umum. Namun, sudah menjadi rahasia umum, tidak mudah untuk menggunakan kendaraan umum jika berhadapan dengan kepentingan keamanan, dan untuk ini kita masih bergantung pada kebijakan pemerintah. Aksi hemat energi dalam konteks yang paling ideal bergantung pada teknologi. Sumber energi paling ramah lingkungan yakni tenaga angin, air, dan matahari, masih jauh membutuhkan teknologi dan biaya yang tidak kecil. Butuh waktu yang panjang dan upaya ekstra untuk menggerakkan kesadaran massal untuk hemat energi, hemat listrik, hemat bahan bakar karena harus berhadapan dengan kebiasaan dan perilaku yang telah mengakar.

Mengubah pola makan juga berhadapan dengan kebiasaan yang telah mengakar. Namun, memegang sendok dan akhirnya menjatuhkan pilihan apa yang akan dimasukkan ke mulut kita, sepenuhnya berada di kendali kita. Langsung bisa dilakukan! Jarak antara piring dan mulut kita mungkin hanya sejarak panjang sendok, membalikkan isi sendoknya hanya butuh waktu sekedipan mata, tapi kendalinya ada pada mindset tiap kita. Sejenak, biarkan kepala dingin hadir. Mari dengan mata jernih melihat realitas, mengakui fakta betapa tekanan pola konsumsi daging sedemikian hebatnya pada daya dukung Bumi. Sejenak merasakan beban berat Bumi ini mungkin akan menggeser pilihan kita ke pola konsumsi tanpa daging, pola yang jauh lebih ramah Bumi.

Resources : http://reader.feedshow.com/

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

Where do you want to GO ?

Posted by Dian on June 11, 2008

Resources : World Atlas.com

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Aikido

Posted by Dian on June 6, 2008

Message from “Morihei Ueshiba” (Founder Aikido) Aikido

Dengan pertimbangan kesamaan ai (harmoni) dengan ai (kasih), saya putuskan menyebut Budo (seni beladiri) saya yang khas ini dengan“Aikidomeskipun kata Ai-ki terkesan kuno. makna kata Aiki yang digunakan prajurit di masa lampau berbeda dengan kata Ai-Ki dalam seni yang saya ciptakan.

Ai-ki bukan lah suatu teknik untuk bertempur atau untuk mengalahkan lawan, tetapi merupakan cara untuk menyatu dengan dunia dan menjadikan manusia sebagai suatu keluarga.

Rahasia Aikido adalah menyelaraskan pemikiran diri kita dengan perubahan dan pergerakan alam semesta serta membawa diri kita menyatu dengan alam. Dengan demikian orang yang telah memperoleh rahasia Aikido memiliki alam semesta dalam dirinya sehingga dapat berkata, Sayalah Alam Semesta”.

Pada saat musuh mencoba bertarung dengan saya, ia harus melawan alam karena ia harus mematahkan keserasian alam. Oleh karenanya, pada saat mempunyai pikiran untuk bertarung dengan saya, ia telah kalah terlebih dahulu. Dalam hal ini, tidak ada ukuran yang pasti tentang cepat atau lambat nya waktu.

Saya tidak pernah kalah secepat apapun lawan menyerang, bukan karena teknik saya lebih cepat daripada lawan saya, tetapi karena pertempuran itu sendiri selesai sebelum di mulai.

Aikido tidak menentang, dan karena nya selalu menang.

Siapapun yang memiliki pikiran menyimpang atau bertentangan telah dikalahkan sejak awal.

Dengan demikian, bagaimana anda dapat meluruskan pikiran anda yang menyimpang, memurnikan hati anda dan menjadi harmonis dengan aktivitas di dalam alam? Sebelumnya, anda harus memiliki hati seperti hati tuhan. Hati yang memiliki kasih yang hadir dimana-mana dalam segala bagian dan setiap waktu didalam alam.

” Tidak ada perselisihan didalam kasih, tidak ada musuh di dalam kasih”.

” Pikiran untuk berselisih dan pikiran memiliki musuh tidak konsisten dengan ajaran tuhan”

Siapapun yang tidak setuju dengan prinsip ini tidak akan bisa selaras dengan alam. Budo mereka menjadi alat penghancur dan bukannya Budo pembangun. Dengan demikian, bersaing dalam teknik, menang atau kalah, bukan lah Budo yang sebenarnya. Dalam Budo yang sejati hanya dikenal “Tidak Terkalahkan”. “Tidak Terkalahkan” berarti “Tidak Pernah Berkelahi”. menang berarti menang terhadap pertentangan didalam diri sendiri. Kemenangan terhadap diri sendiri akan menghantarkan anda mencapai misi yang berkelimpahan.

Ini bukan sekedar teori. Praktekkanlah, maka anda akan menerima kekuatan yang luar biasa untuk menyatu dengan alam.

Jangan memandang mata lawan atau pikiran anda akan tertarik ke matanya. Jangan memandang pedangnya atau anda akan terbelah oleh pedangnya. Jangan memandangnya atau semangat anda akan menjadi kacau.

Budo yang sebenarnya adalah membangun daya tarik yang mampu menarik semua lawan kearah anda. Apa yang perlu saya lakukan adalah tetap berdiri dengan cara ini. bahkan berdiri dengan membelakangi lawan sudahlah cukup.

Saat ia menyerang, menghantam, ia akan celaka dengan sendirinya oleh karena keinginannya untuk menyerang. Hal ini terjadi karena saya menyatu dengan alam semesta. Saat saya berdiri ia akan tertarik ke arah saya. Dalam hal ini, tidak ada waktu dan ruang sebelum aikido, yang ada hanyalah alam sebagaimana seharusnya. Tidak ada musuh bagi Aikido. anda salah paham jika anda beranggapan bahwa Budo berarti memiliki lawan dan musuh serta menjadi kuat dan menjatuhkan mereka. Bagi Budo Sejati, tidak ada lawan atau musuh. Budo sejati adalah menjadi satu dengan alam, yaitu menyatu dengan pusat semesta.

Dalam Aikido, yang dibutuhkan adalah pikiran untuk melayani bagi kedamaian semua manusia dan bukan pikiran dari seseorang yang berharap menjadi kuat atau yang berlatih untuk menumbangkan lawan.

Bila ada orang yang bertanya apakah prinsip Aikido diambil dari suatu kepercayaan? saya jawab “Tidak”. prinsip Budo sejati saya menerangi kepercayaan dan memimpin mereka ke arah kesempurnaan.

Saya bersikap tenang kapan saja dan dimana saja saya diserang. saya tidak mempunyai keterikatan, baik dengan kehidupan maupun dengan kematian. sayaa serahkan segala sesuatunya sebagaimana mestinya kepada tuhan.

Memisahkan diri dari keterikatan pada hidup dan mati serta memiliki pikiran yang meyerahkan segala sesuatu nya kepada Tuhan, tidak hanya pada saat anda diserang, tetapi juga dalam kehidupan anda sehari-hari.

Budo sejati merupakan manifestasi dari kasih, memberi kehidupan pada sesama, dan tidak membunuh atau bertarung dengan sesama. Kasih merupakan pelindung dari apapun, tanpa kasih semuanya tidak ada. Aikido merupakan realisaasi dari kasih.

Saya tidak membandingkan diri dengan orang lain. lalu, siapakah yang saya jadikan acuan ? jawabnya adalah tuhan. dunia ini tidak akan menjadi baik karena orang saling membandingkan dengan berkata-kata dan melakukan hal-hal bodoh. kebaikan dan batasan menjadi tipis batasannya. Aikido melepaskan diri dari semua keterikatan. Aikido menjaga agar semua tumbuh dan berkembang secara dinamis untuk kesempurnaan alam.

Dalam Aikido, kita mengandalikan pikiran lawan sebelum kita menghadapi lawan. dengan demikian,kita menarik lawan ke arah kita. kita maju dalam hidup dengan tarikan semangat kita dan mencoba untuk mengarahkan bagian-bagian kecil dari dunia ini.

Kami setiapkali berdoa agar pertikaian tidak terjadi. Untuk alasan inilah, kami secara keras melarang adanya pertandingan di Aikido. Semangat Aikido adalah mengarah pada rekonsiliasi damai. dengan tujuan ini, kami mengikat dan menyatukan lawan dengan kekuatan kasih. dengan kasih,kita mampu memurnikan sesama.

Pertama, pahami Aikido sebagai Budo dan selanjutnya sebagai jalan pelayanan untuk membangun keluarga dunia. Aikido tidak diperuntukkan bagi suatu negara atau orang-orang tertentu. Aikido ditujukan untuk memanifestasikan karya tuhan.

Budo sejati melindungi segala sesuatu dengan semangat rekonsiliasi. Rekonsilisasi berarti memperkenankan penyempurnaan dari misi setiap orang. Dengan “jalan”, dimaksudkan menjadi satu dengan kemauan tuhan dan melatihnya. jika kita tetap terpisah dari kemauan tuhan, yang kita lakukan bukan lah “jalan”.

KIta dapat mengatakan bahwa Aikido merupakan satu cara untuk menenggelamkan kejahatan dengan ketulusan dari napas kita. dalam hal ini, dikatakan, mengubah pikiran jahat menjadi dunia semangat. inilah misi Aikido. pikiran jahat akan kalah dan semangat akan berjaya.

Tanpa Budo, sebuah negara akan menjadi kacau karena Budo adalah kehidupan yang saling melindungi dengan kasih dan sumber aktivitas pengetahuan.

Mereka yang mencari untuk belajar Aikido harus dapat membuka pikirannya, mendengarkan perintah tuhan melalui Ai-ki, dan mempraktekannya. anda seharusnya mengetahui pembersihan yang baik dalam Ai-ki, latihlah dan praktekkanlah tanpa menghindarinya. mulailah dengan memperbaiki semangat anda.

Saya ingin orang-orang yang memiliki budi baik mendengarkan suara dari Aikido. ini bukanlah untuk memperbaiki kesalahan orang lain, ini adalah untuk memperbaiki pikiran anda sendiri. ini lah misi Aikido, dan seharusnya inilah misi Anda.

Resources : Book, Aikido “The Way of Harmoni”

Posted in Uncategorized | 2 Comments »